Rabu, 03 Februari 2016

SNMPTN 2016 Mengapa Berbeda?

Assalamualaikum wr. wb.
Hai teman-teman seperjuangan kelas 12 angkatan tahun 2015/2016 dimanapun kamu berada. Selamat datang di postingan lagi. Wkwk 
Buat kita yang sekarang duduk di bangku kelas 12, pasti mempunyai perasaan yang sama yaitu galau yang berkepanjangan. Ini bukan galau soal ‘pacaran’. Melankan tentang hal yang lebih penting dari itu, yaitu masa depan kita. Ada UN dan Universitas yang siap menanti untuk disamperin. Karena mereka sudah lelah menunggu *eh ._.
Next, ada banyak cara untuk masuk ke dunia perkuliahan yang mungkin sekarang menjadi impian anak-anak SMA seperti kita. Salah satu jalan atau jalur masuk menuju masa-masa yang kita impikan itu adalah jalur SNMPTN. Pasti udah banyak yang tau kan yaa. Nah, berdasarkan sumber snmptn.ac.id, tahun 2016 SNMPTN mengalami beberapa perubahan.
Untuk lebih jelasnya kalian bisa lihat sendiri di website resminya. Nah, disini gue cuma ingin sedikit menjelaskan apa-apa yang masih sedikit kurang jelas. Cekidot ya.
[FAQ SNMPTN 2016]
Menjawab banyak pertanyaan tentang perubahan SNMPTN 2016.
(1) Apakah seluruh siswa kelas XII SMA/SMK boleh mendaftar SNMPTN 2016?
Jawab : Sekolah wajib mengentry nilai seluruh siswa dan seluruh mata pelajaran ke PDSS. Selanjutnya secara sistem, akan dibuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai 6 Mapel yang menjadi materi UN hanya Semester 3,4,5 saja. Siswa dengan peringkat paralel atas DAPAT MENDAFTAR secara online, sedangkan siswa peringkat bawah TIDAK DAPAT MENDAFTAR. Jadi pemeringkatan bukan dari sekolah tetapi dari Sistem SNMPTN berdasarkan Akteditasi Sekolah dgn ketentuan Akreditasi A = 75%, B = 50 %, C = 30 % dan akreditasi lain 10% Rangking paralel / jurusan dari Nilai Smtr 3, 4 dan 5.
(2) Bagaimana kriteria penilaian SNMPTN sebagai dasar penentuan kelulusan SNMPTN?
Jawab : Nilai yang dijadikan dasar penilaian adalah Nilai rapor KOGNITIF dari 6 Mapel Materi UN semester 1,2,3,4, dan 5. (Bedakan dengan syarat boleh mendaftar atau tidak yg menggunakan nilai semester 3,4,5 saja)
(3) Apakah ada perubahan pada kriteria indeks siswa, indeks sekolah, dan indeks wilayah sebagai penentu NAS (Nilai Akhir Siswa)?
Jawab : Ada perubahan pada indeks sekolah.
a) Indeks siswa = Nilai rapor smt.1,2,3,4,5 dan prestasi siswa lainnya
b) Indeks Sekolah = IPK dan jumlah lulusan Kakak kelas melalui SNMPTN dan SBMPTN + INDEKS INTEGRITAS UN 2016 per sekolah
c) Indeks wilayah = Siswa dari SMA yang se-Provinsi dgn PTN yang dipilih akan mendapat indeks wilayah yang tinggi.
(4) Apakah boleh pilihan lintas jurusan dari IPA ke IPS atau sebaliknya?
Jawab : Boleh, tapi ada sedikit kerugian bagi pemilih lintas minat.
(5) Informasi Program studi yang boleh lintas jurusan dari IPA ke IPS atau sebaliknya dilihat dimana?
Jawab : informasi akurat hanya di http://www.snmptn.ac.id/ di menu “DAFTAR PTN dan PROGRAM STUDI”. Saat ini belum bisa diakses.
(6) Bagaimana sistem penilaian pemilihan Program Studi lintas jurusan?
Jawab : Contoh Anak IPA memilih Prodi kelompok SOSHUM. Nilai yang dijadikan dasar penilaian kelompok SOSHUM adalah (B.Ind, B.Ing, MA, Sos, Eko, Geo). Indeks siswa didapat dari Rataan Nilai per pelajaran dikalikan BOBOT per Mapel. (Bobot umumnya berbeda antar program studi). Siswa IPA yang pilih Prodi SOSHUM hanya memiliki nilai Sosiologi, Ekonomi dan Geografi hanya Semester 1 dan 2 sementara Siswa IPS memiliki nilai di Smt. 1,2,3,4,5. Saat hitung rataan tetap dibagi 5. ini merugikan anak yang lintas jurusan.
(7) Bagaimana siswa mengetahui dirinya boleh daftar SNMPTN atau tidak?
jawab : Jika sekolah sudah mengentry nilai seluruh siswa, maka siswa melakukan Verifikasi Nilai. Sesudah seluruh siswa Verifikasi, maka di website pendaftaran SNMPTN akan ada daftar siswa yang boleh melanjutkan pendaftaran.
sumber: Dipo Muda
Gimana? Apakah sudah menjawab semua pertanyaan rancu kalian? Kalo belum sih, kamu bisa tanya-tanya di twitter atau ask.fm nya info kampus.
Tetap semangat untuk kita semua angkatan 2015/2016. Walaupun sistemnya berbeda, yakinlah bahwa kita pasti bisa melaluinya dan mendapatkan PTN terbaik yang kita pilih!
Salam semangat dari gue, Vinny :)